"Yanti...Yanti...Yannnttiiiii...Bangunn sayannng.... Bannnguuunn....Ayooo bannngguuunnn..."
Berkali-kali mama memanggil namaku, namun entah mengapa aku tak juga membuka mataku.
ake mendengar suara mama begitu jelas ditelingaku tapi aku tak membuka mataku dan menggerakan tanganku.
"Yanti...Yanti...Yannnttiiiii...Bangunn sayannng.... Bannnguuunn....Ayooo bannngguuunnn..."
Sekali lagi mama memanggil2x namaku terus menerus sambil meneteskan airmatanya.
Badanku terasa lunglai tak berdaya, mulutku seakan tertutup rapat tak bersuara, hanya airmata yg kurasakan mengalir dipipiku, seluruh badanku dingin dan terbujur kaku.
Itu yang kutahu disaat akhir setelah kurang lebih 4 jam 30 menit atau mungkin ini tlah terjadi sejak kutertidur aku tak merasakan apa2, ya aku koma. Mama bilang aku sempat tak bernafas , mama menangis sambil memelukku disaat aku tesadar. Agak membingungkan memang tapi ini aku rasakan, tak pernah kuseperti ini.
Mama meneteskan airmatanya, sambil terus berusaha membuatku bicara, mama mengguncangkan badanku, aku merasakan itu tapi aku tak bisa melawannya tak bisa mengelak. Tubuhku bagaikan manusia yang tlah terbujur kaku diruang jenazah.
Disaat2x aku tak sadarkan itu aku merasakan berada dialam yang sunyi, sepi... Damai rasanya, smuanya indah sekali. Disaat aku duduk termenung, seseorang menghampiriku dan berkata "Yanti, sayang...!!!" akupun menoleh dan terkejut... "papa..." aku langsung memeluknya dan menumpahkan rasa kangenku padanya. Didalam benakku ingat bahwa papa sudah lama meninggal. Tapi makhluk apakah itu??? Dia menyerupai sosok papaku....
Papa mengajakku berjalan2x mengelilingi alam tersebut, senang sekali rasanya. Penuh damai...
Tapi entah berapa lama aku berjalan dan berdiam dialam tersebut sebelum papa mengajakku berjalan lebih jauh lagi dari alam tersebut, dan sampai akhirnya aku mendengar suara mama memanggil.
Setelah aku benar2x sadar aku hanya diam tak mengerti, Tapi dalam hatiku berucap "Terimakasih Tuhan, KAU masih membangunkan aku dan mempertemukan aku dengan mama" Tak terasa airmataku jatuh membasahi pipi dan pakaianku....
02 January 2009
Sunday, January 4, 2009
Wednesday, December 31, 2008
ISENG NICH
Cinta ini tak sharusnya diterbangkan denga B29 diatas 3500 kaki
melainkan cukup dengan melon segar melebur di dalam gelas nyata
melangit seperti kelas sastra, benderang tenggelamkan pilar2 tropis
di liuk tebing brwarna untuk singkap hati bicara
melainkan cukup dengan melon segar melebur di dalam gelas nyata
melangit seperti kelas sastra, benderang tenggelamkan pilar2 tropis
di liuk tebing brwarna untuk singkap hati bicara
UNTUKMU
Saat ini kudatang kembali
diantara kesedihanmu..
ku ingin menghiburmu
disaat kau sendiri
ku ingin berbagai kebahagiaankupadamu
ku ingin kau juga berbagi kesedihanmu...
sayang...
jangan kau merasa sendiri
aku slalu ada disini untukmu
aku akan slalu menemanimu
menemani disetiap hari2mu
berbagi kebahagiaanku...
jangan kau tutup hatimu
jangan kau biarkan kesedihan menguasaimu
kembalilah sayang...
kembalilah tersenyum
karena aku akan selalu tersenyum
jangan menagis lagi..
jangan...
karena aku akan menagis bersamamu...
tertawalah...
karena aku akan tertawa bersamamu...
diantara kesedihanmu..
ku ingin menghiburmu
disaat kau sendiri
ku ingin berbagai kebahagiaankupadamu
ku ingin kau juga berbagi kesedihanmu...
sayang...
jangan kau merasa sendiri
aku slalu ada disini untukmu
aku akan slalu menemanimu
menemani disetiap hari2mu
berbagi kebahagiaanku...
jangan kau tutup hatimu
jangan kau biarkan kesedihan menguasaimu
kembalilah sayang...
kembalilah tersenyum
karena aku akan selalu tersenyum
jangan menagis lagi..
jangan...
karena aku akan menagis bersamamu...
tertawalah...
karena aku akan tertawa bersamamu...
Monday, December 29, 2008
PERPISAHAN
Saat kita bersama
engkau mengenggam erat tanganku
namun kini saat kita berpisah
engkau melepaskan genggamanmu
dengan perlahan
aku melihatmu menagis
saat kau melambaikan tanganmu
aku selalu mengingatmu
masih kuingat dirimu slalu disini
itu yang terakhir
sudah sering kukirimkan pesan padamu
namun tak satupun kau mebalasnya
ooohh...
Kasih apakah kau sudah melepaskanku
aku merindukanmu...
aku masih menantikanmu
Kasih...
kasih panjang sabar..
kasih itu murah hati...
kasih itu lemah lembut..
apakah ada kasih dihatimu..
apakah kamu mengasihiku...
oohh..
Aku mendambakan kasih yang tulus..
kasih bagaikan sepasang merpati
yang akan slalu bersama...
dimanakah engkau kasih...
engkau mengenggam erat tanganku
namun kini saat kita berpisah
engkau melepaskan genggamanmu
dengan perlahan
aku melihatmu menagis
saat kau melambaikan tanganmu
aku selalu mengingatmu
masih kuingat dirimu slalu disini
itu yang terakhir
sudah sering kukirimkan pesan padamu
namun tak satupun kau mebalasnya
ooohh...
Kasih apakah kau sudah melepaskanku
aku merindukanmu...
aku masih menantikanmu
Kasih...
kasih panjang sabar..
kasih itu murah hati...
kasih itu lemah lembut..
apakah ada kasih dihatimu..
apakah kamu mengasihiku...
oohh..
Aku mendambakan kasih yang tulus..
kasih bagaikan sepasang merpati
yang akan slalu bersama...
dimanakah engkau kasih...
HADIAHKU....
aku mulai takut berharap..
meski kata itu yang membuatku ingin selalu hidup...
biar tetap bisa kupandang wajah dan senyummu...
tapi sampai kapan aku menunggu..
penantian ini sepertinya harus kuakhiri...
harapan seperti apa yang bisa kupelihara..
sementara tangan mu tak pernah memberikan tanda untuk merengkuhku..
sejauh ini..
aku tak tahu di mana kau simpan cintamu...
tapi aku tetap setia dengan dambaku...
siapa tahu..
suatu hari nanti bisa bertemu dan bersatu..
meski kata itu yang membuatku ingin selalu hidup...
biar tetap bisa kupandang wajah dan senyummu...
tapi sampai kapan aku menunggu..
penantian ini sepertinya harus kuakhiri...
harapan seperti apa yang bisa kupelihara..
sementara tangan mu tak pernah memberikan tanda untuk merengkuhku..
sejauh ini..
aku tak tahu di mana kau simpan cintamu...
tapi aku tetap setia dengan dambaku...
siapa tahu..
suatu hari nanti bisa bertemu dan bersatu..
Thursday, December 25, 2008
Tuesday, December 23, 2008
BERKELUARGA...!!! JAGA INI YA...
Keadaan akan tidak selamanya sesuai dengan keinginan, tergantung pada kepribadiannya masing-masing. Selama masih dalam proses pacaran, biasanya yang terlihat adalah yang indah-indah. Itu harus dingat, tetapi ketika keadaannya sudah menikah, kejelekan-kejelekan (atau sikap, sifat, kepribadian yang tidak sesuai dengan kita) akan terlihat. Sehingga perlu adanya proses untuk memahami siapa dia, sifat dia, sikap dia, kebiasaan dia, kepribadian dia seutuhnya baik yang sesuai maupun yang tidak sesuai dengan kita. Itu cobaan di awal menikah, jadi biasanya akan terjadi gesekan-gesekan.
Tapi seperti sebuah pesta, gesekan-gesekan boleh terjadi itu seperti bumbu masak. Tapi gesekan-gesekan itu jangan sampai membuat pecah, gesekan-gesekan tu seperti sebuah simphoni hidup. Kita akan merasa nikmat kalau kita bisa menghadapinya dengan sabar dan ikhlas.
Tapi seperti sebuah pesta, gesekan-gesekan boleh terjadi itu seperti bumbu masak. Tapi gesekan-gesekan itu jangan sampai membuat pecah, gesekan-gesekan tu seperti sebuah simphoni hidup. Kita akan merasa nikmat kalau kita bisa menghadapinya dengan sabar dan ikhlas.
Subscribe to:
Posts (Atom)


