CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Thursday, December 18, 2008

HAAAAAAA....!!!!

Haaaaaaa...
hari ini aku sungguh terkejut, apa yang terjadi...
Dia datang dan menghampiriku lalu dia memintaku bernyanyi...
"hmmmm..." ada apa ini, sesaat aku binggung, tapi... ya sudahlah tak apa, aku memang suka bernyanyi-nyanyi walau sebenarnya suaraku tak merdu.
Aku mulai bernyanyi dan dia mendengarkan, "maaf ya banyak yang ga tau, belum hafal"itu kataku. namun akhirnya selesai juga lagunya. Tapi... "hhhhhhhaaaaaa..." dia memintaku untuk menguasai lagu tesebut, katanya "jangan lupa latihan lagu itu ya. Ntar kalau sudah bisa nyanyi buatku".

Aku (*~_~*)
(Bengong and sambil berfikir. hmmmmmmm...)

Wednesday, December 17, 2008

WAH...3x KECANDUAN

Bintang: hehehehe...
Bintang: Asssyyyiiiikkkk.....
Bintang: diculik lagi hehehe
Christy Benedict has joined the confrence.
Mikha Valerint: urutannya gimana?
Mikha Valerint: kak Bintang sekali2 bikin urutan
Mikha Valerint: ok
Bintang: Mikha-Aku(Bintang)-Ka Christy
Bintang: M-A-C
Mikha Valerint: (ka bintang penggemar Machintos ya?)
Mikha Valerint: pada suatu komputer...
Mikha Valerint: (lanjut)
Bintang: (Yupz)
Bintang: ada yg namanya
Bintang: (kak Christy)
Bintang: (ka christy masih disana?? giliran kaka sekarang)
Christy Benedict: (lg mikir nih...)
Bintang: (oh ok ka)
Mikha Valerint: (sip2)
Bintang: (BANTUIN KA CHRISTY MIKIR AH..)
Christy Benedict: sdg main chatting
Bintang: (akhirnya)
Mikha Valerint: bersama dengan penculik
Bintang: dari kota michigan
Bintang: (eh itu nama kota bukan ya???)
Christy Benedict: seorang yg ganteng
Mikha Valerint: (itu nama state )
Mikha Valerint: dan rendah hati
Bintang: tapi aku suka
Christy Benedict: krn dia baik
Mikha Valerint: ah masa sih?
Bintang: iya bener sekali...
Mikha Valerint: (eh salah emoticon)
Bintang: (ka Christy bingung tuh)
Mikha Valerint: (hihihi)
Bintang: (mana ya kaka????)
Christy Benedict: (lg mikir....hahaha....)
Christy Benedict: tapi aku bangga..
Bintang: (akhirnya mikha hampir bobo hehehe)
Mikha Valerint: aku punya Bapa
Bintang: diSyurga yg menjagaku
Christy Benedict: yg sgt mengasihiku
Mikha Valerint: dan selalu besertaku
Bintang: sampai selamanya disini
Christy Benedict: apa keadaan sekalipun
Mikha Valerint: dan kapanpun juga
Bintang: Dia selalu ada
Christy Benedict: mendampingi diri ini
Mikha Valerint: seperti matahari dengan
Bintang: matahari dengan siang
Christy Benedict: bulan dgn bintang
Mikha Valerint: malam dengan angkasa
Bintang: semuanya sudah diatur
Christy Benedict: olh yg Mahakuasa
Mikha Valerint: secara eksak sekali
Bintang: sudah mengatur semua
Christy Benedict: menjadi karya terindah
Mikha Valerint: hingga suatu hari
Bintang: mikha bertanya padaku
Christy Benedict: dgn pertanyaan ini...
Mikha Valerint: kecepatan rotasi matahari???
Bintang: sama dengan kecepatan..
Christy Benedict: wktu yg berlalu
Mikha Valerint: yaitu sebesar berikut:
Bintang: tapi aku bingung
Christy Benedict: mengapa hrus demikian?
Mikha Valerint: karena memang rumit
Bintang: untuk menjelaskan padamu
Christy Benedict: bhwa aku menyayangimu
Mikha Valerint: waahh...betulkah itu?
Bintang: ya itu benar (hehehe ka christy pojokin aku ya)
Christy Benedict: apakah arti pojokin?
Mikha Valerint: pojokin artinya adalah
Bintang: mari tanya mikha
Christy Benedict: apakah itu mikha?
Mikha Valerint: hmmm apa coba?
Bintang: koq tanya aku...
Mikha Valerint: (pojokin berasal dari kata pojok...yang diberi imbuhan me-an, sehingga menjadi memojokkan...tapi dalam ekspresi informal, sering orang indonesia memakai kata pojokkin)
Bintang: (pak guru lagi menerangkan hehe)
Mikha Valerint: (pojok = corner, penambahan imbuhan me-an membuatnya menjadi kata kerja aktif transitif...tapi tidak mungkin terjemahan langsung nya "cornering" )
Mikha Valerint: (oleh karena itu harus lihat kamus )
Bintang: mikha pinter HEHE
Christy Benedict: mikha is great!
Mikha Valerint: biasa saja kok
Bintang: aku sayang kamu...
Christy Benedict: aku rindu kmu...
Mikha Valerint: (menurut http://www.xamux.xom, memojokkan: force into a corner)
Bintang: (mikha mencoba mengalihkan bahasan hehehehe)
Mikha Valerint: aku juga lho
Mikha Valerint: (lanjuuuttt)
Bintang: oh benarkah itu
Christy Benedict: itu sungguh benar
Mikha Valerint: amin...amin...amin
Mikha Valerint has left the conference.

LAST DANCE...!!!!

Soft music plays on the background
The midnight sky glows
The night is filled with magic
But I’m here all alone

Memories came flooding
Of that one special evening
That moment where you held me
Not wanting to let go

Tears fell from my eyes
As my heart yearned for you
I never even realized
That was the last time I’ll be with you

Tuesday, December 16, 2008

3 KATA LAGI NIH

Mikha Valerint: Pada suatu hari
Bintang: (pada suatu hari mulu)
Bintang: aku bertemu seorang......
Mikha Valerint: alkisah suatu masa
Bintang: (nah ganti lagi???)
Mikha Valerint: (iyah gpp)
Bintang: (hehehe... ntar muter nih)
Mikha Valerint: orang suka muter-muter
Mikha Valerint: (lanjuuuttt)
Bintang: mencari sebuah kedamaian
Mikha Valerint: yang sangat tentram
Bintang: didalam hati mereka
Mikha Valerint: ada sebuah beban
Bintang: yang ada dihati
Mikha Valerint: karena tidak hati-hati
Bintang: mereka terjebak dalam
Mikha Valerint: hati yang rusak
Bintang: tapi jangan kawatir
Mikha Valerint: sekalipun makan hati
Bintang: pakai sambal terasi
Mikha Valerint: minumnya teh sosro
Bintang: tapi jangan lupa
Mikha Valerint: kasih uang tip
Bintang: walau hanya sedikit
Mikha Valerint: tapi menyenangkan hati
Bintang: juga bisa membantu
Mikha Valerint: hati yang terluka
Bintang: dengan suka cita
Mikha Valerint: dan cita cita
Bintang: ingin jadi president
Mikha Valerint: Trinidad dan Tobago
Bintang: tapi kusadari kini..
Mikha Valerint: tujuanku bukanlah itu
Bintang: tujuanku adalah hmmmm...

PROTES

Wah...
Protes... Protes... Dan Protes..
mungkin itu yg bisa aku lakukan
padahal belum tentu apa yg kuprotes itu benar
tapi...
ya aku mau protes....
Protes....Protess..Protteeessss...

Sunday, December 14, 2008

AKU TAK PERDULI

Sebutlah aku manusia paling tidak rasional di dunia
Kau pikir memangnya ada cinta begitu..
Apakah bisa disebut cinta???
Lebih mirip serbuk bunga poppy
Merasuk dan menancap terlalu dalam
Tak bisa pudar dan hilang
Seperti vonis hukuman mati
Mencungkil dan merobek mikron sel jantung
Meracuni dan membunuh pelan-pelan neuron gumpalan otak
Sebutlah aku masokis
Aku tak peduli
Mencandu masa lalu
Yang hampa tiada arti baginya
Setiap detik terekam bagaikan rintik hujan bara berwarna merah darah, mencekam
Dan Tak pernah kurasa sakit yang menggila
Merindukannya sepenuh jiwa
Sebutlah aku masokis..
Aku tak peduli
Bahkan tak pernah terukir namaku dihatinya
Bahkan tak pernah memandangku sebelah mata
Mungkin tak pernah tau dia aku ada
Sebutlah aku masokis
Aku tak peduli
Semakin hatiku pecah berdarah-darah
Semakin aku menginginkannya
Semakin keriput, nekrosis dan membusuk
Terurai bersama pengandaian "bagaimana jika.."
Keberadaannya mengakar
Melilit seperti monster pemakan asa
Hidup, bertumbuh raksasa walau telah kubakar hidup-hidup
Percayalah telah kucoba untuk membencinya saja Itu jauh lebih mudah
Sebutlah aku sakit jiwa..
Aku tak peduli...
Malam kemarin tak sengaja dalam lelapku dia ada
Alam bawah sadar yang tak tahu diri membangkitkannya
Dalam cerita tak berujung
Saat terbangun mataku basah
Sesak membuncah didada
Karena penyangkalan yang merobek jiwa..
Galau, dipungkiri pun percuma
Hela nafas berat kecewa...
Kenyataannya hanya dengan memimpikannya
Diam diam....
Aku merasa bahagia

APA AKU GILA....????

Kok lidahmu menari
Berkoak-koakBahasa terangkai manis
Meluncur sempurna
Lho kucium bau bangkai
Busuk menyengat Kutau dan mereka tau
Tak setitik koma katamu benar
Amburadul!
Apa kau gila?
Nah tapi mereka tersenyumDan ikut merangkai bersamamu
Dimana hitam menjadi putih
Abu-abu menjelma kabut
Apa-apaan?
Kusikut teman sebelahku
Masih tersenyum dia berbisik"Ini namanya basa-basi pergaulan bung"
Disodorkannya sebuah bungkusan
Isinya topeng tersenyum
Dijidatnya tercap huruf merah
Terkesiap aku membacanya
Kubanting topeng itu ketanah
.......................
Mereka terdiam
Menatapku curiga
Hampir semua menganggapku gila
Lho?